13 kata "JANGAN MENUNGGU" yg perlu dihindari

by 17.51 0 komentar
Selamat sore sobat. Bagaimana kabarnya? semoga kita selalu diberi kesehatan ya, Aamiin :) Oh iya, kali ini saya mau membagi(share) ke kalian semua. Kata-kata ini saya dapat dari teman yang mengirim pesan melalui WhatsApp. Berikut kata-katanya.
>> 13 kata "Jangan Menunggu" yang perlu dihindari:
  1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
  2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
  3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
  4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan ….
  5. Jangan menunggu orang memahami kamu. baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orangitu, maka orang itu paham dengan kamu.
  6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis.tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
  7. Jangan menunggu projek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka projek akan menunggumu.
  8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
  9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah bukan sekadar uang yang datang tapi juga rezeki yang lainnya.
  10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
  11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
  12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Maka kamu pasti bisa!
  13. Jangan menunggu waktu luang tuk membaca Alqur'an, Tapi luangkan waktu tuk membaca Alqur'an, 
  14. Dan… Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal. Sehingga kita semua tersadar ….
Source: Broadcast**

Unknown

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar