Selamat pagi sobat,, ini cerita saya yang berkaitan dengan on time. Langsung simak aja yuk! :D
Apa sih Akibat On Time? Memang on time ada akibatnya ya?
Sebelumnya kita kenalan dulu sama si On Time. On time itu dari bahasa inggris yang artinya Tepat Waktu. Ketika kita kerja, kuliah, atau sekolah kita sudah pasti dituntut untuk on time atau tepat waktu agar kita disiplin. Tentu juga kita harus menghargai waktu, jangan menunggu waktu, karena waktu tidak akan menunggu kita. Karena dengan on time kita dapat menghasilkan beberapa manfaat yang positif dan menguntungkan. Yaitu:
- Acara yang kita janjikan pun akan mulai pada tepat waktu dan selesai dengan tepat waktu pula.
- Waktu yang kita miliki tidak akan terbuang sia-sia.
- Tidak telat.
- Bangun kesiangan.
- Masih ada kesibukan lain.
- Terjadi masalah atau kejadian yang diluar dugaan.
- Menunda-nunda waktu.
- Belum ada persiapan sebelumnya.
- Malas.
- Sudah terbiasa ngaret.
- Rumah jauh dari tempat tujuan
- Dan lain sebagainya.
Kemudian acara / agenda yang dijanjikan mulai pada waktu yang sudah ditentukan pun tidak luput dari kata terlambat atau tidak tepat waktu. Bahkan saya sendiri pun pernah berfikir begini ketika akan menghadiri kegiatan, "males ah on time mulu, mereka juga pasti ngaret kok". Kemudian juga pernah sengaja untuk santai-santai sebelum menghadiri agenda / acara. Karena difikiran saya sudah terDoktrin bahwa "Pasti tidak akan mulai tepat waktu, jadi gausah buru-buru lah".
Budaya terlambat atau ngaret sudah tertanam, bahkan melekat pada bangsa Indonesia. Banyak saya mendengar kata-kata, "Kalo engga ngaret, bukan Indonesia namanya". Kemudian, "kalau ingin membuat acara jam 09.00, publikasikan ke yang lain bahwa acara dimulai jam 08.00" maksudnya adalah kita sudah tau bahwa yang hadir tidak jauh-jauh dari kata terlambat atau ngaret. Jadi sengaja dipublikasikannya pada waktu awal, padahal dimulainya pada jam 09.00. Itu hanya sedikit contoh buruk yang sudah menjadi Jargon budaya Indonesia. Tapi saya harap, kalian yang membaca postingan ini pasti selalu membudayakan budaya On time. Betul? Hehehe.
Lalu, bagaimana kita membiasakan diri agar menjauhi sifat terlambat atau ngaret atau tidak tepat waktu?
Diri kalian lah yang bisa menjawab!!
Karena jika kita ingin merubah pola hidup kita dengan budaya on time, itu harus dimulai dari diri kita sendiri.
- Niat, intinya kita harus ada niat dalam diri kita untuk merubah pola hidup kita untuk menjadi seseorang yang selalu on time dalam menghadiri segala urusan yang sudah ditentukan waktunya.
- Introspeksi diri kita, mengapa kita bisa ngaret? apa yang menyebabkan kita ngaret? karena tidak akan ada akibat jika tidak ada sebab. Jadi, jika kita sudah mengetahui sebab-sebabnya, maka kita pun akan mulai memperbaiki satu per-satu. Agar tidak dapat mengakibatkan ngaret dan keterlambatan yang terus menerus.
- Sudah mempersiapkan segala keperluan, agar ketika waktunya tiba kita sudah mempersiapkan dan langsung menghadiri acara / janji yang sudah direncanakan.
Jangan lupa komentarnya ya......


0 komentar:
Posting Komentar